Little Garden : Cafe ‘hangat’ di Jogja

 

12193405_431625723707810_8504232839851128460_n

from Little Garden’s IG

Jadi, sekitar bulan Oktober tahun lalu aku nyobain kafe Little Garden. Lokasinya memang agak jauh dari jalan utama. Kalau dari perempatan menuju Stadion Maguwo, belok kanan (ke arah timur) baru nanti masuk jalan kecil gitu.  Bangunannya seperti rumah biasa dengan taman mungil di bagian depannya. Cuma ada 5 meja, 3 meja di dalam dan 2 meja outdoor. Mungkin duduk-duduk di luar sambil nikmatin langit malam juga bisa nambah selera makan. Tapi, aku selalu milih di dalam, selain karena lebih nyaman, juga bisa lihat dapurnya hihi.

Yang unik, mereka nerapin konsep open kitchen. Jadi, sembari nunggu bisa sekalian lihat gimana cara masakan diramu. Dapurnya bersih menghadap ke vertical garden yang ditanami beragam tanaman dari basil sampai strawberry. Piring-mangkok berjajar rapi di pantry, pun blender, microwave dan oven. Enaklah dilihat!

Menu makanannya memang mayoritas western food, tapi ada juga makanan khas Indonesia dari ayam panggang bumbu rica, steak tempe, dan lain sebagainya. Kalau aku sih, tiga kali ke sana dan tiga kali juga mencicipi menu yang sama, Spicy baked rice. Buatku, Little Garden itu identik sama baked rice-nya. Ada beberapa pilihan baked rice dari khas Little Garden, Egg Moon, tuna, chicken, minced beef, dan lainnya. Kita bisa pilih porsinya mau yang small/medium plus juga request cabe berapa. Aku pernah nyoba cabe 5 dan hmmm..mantappp pedesnya!

a

taken by L.S

Untuk beverage, kudu nyobain smoothiesnya. Kadang juga mereka menyediakan pressed juice (smoothies dlm botol). Tapi beberapa kali ke sana pas lagi ga available. Jadi lebih baik, pesan dulu kali ya.

Selain konsep open kitchen, Little Garden juga punya komitmen untuk meramu makanan non-msg, organik, dan ‘fresh from the oven’. Nah, yang paling akhir mungkin jadi kendala kalau ke sana dalam keadaan lapar, apalagi pake sangat. Karena ketika kita order, maka saat itu pulalah bahan-bahan makanan baru diracik, biasanya ini makan waktu 15 menit-1 jam. Itupun kalau ‘ga lagi rame. Jadi, kalau memang udah pasti mungkin bisa order duluan sebelum ke sana,tapi tentunya harus tau menu yang mau dipesan haha..*ya iyalah*

Soal rasa? ENAK! *dipertegas dengan huruf besar*

Tambah enak lagi karena yakin makanan yang kita makan itu bebas pestisida/msg, jadi makanpun ‘ga kepikiran. Emang beda ya, cafe yang nyajiin makanan dengan hati dan yang masak langsung instan/partai besar. Buatku, makanan yang disajiin di Little Garden itu ‘hangat’ *mengutip kata Date San di film “Mondai No Aru”, hangat itu ungkapan untuk menyebut makanan lebih dari enak, tapi makanan itu semacam punya ‘hati’*

hmmm.. jadi laper nih!

 

List (beberapa) menu :

Spicy baked rice tuna (medium) 24k
Spaghetti bolognaise with minced beef (medium) 23k
Macaroni cheese with chicken (small) 18k
Teta steak mushroom sauce 33k
Ayam panggang uti bumbu rica-rica 22k
Pizza puff smoked beef 23k
Zuppa soup little garden 13k
Salad little Garden 18k
Millefoglie sea ocean 30k

Dessert
Classic Chocolate fondant 17k
Potpies 17k

Cold Beverage
Green tea 13k
Blue sunrise 14k
Smoothies kiwi so mint 14k
Lime mint float 16k
 

Little Garden
Jln. Mirota No. B5 Banjeng, Tajem, Maguwoharjo
0274 – 2237903 | WA 0813 2809 3998

 

Advertisements

One thought on “Little Garden : Cafe ‘hangat’ di Jogja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s