#ReviewSerial Mondai No Aru Restaurant

Processed with VSCOcam with c1 preset

Kalau semangat lagi drop, aku saranin deh untuk nonton serial “Mondai no aru restaurant”, women power banget!

Dorama yang satu ini makin cihui karena bertabur bintang (dan favorit saya pula), sebut saja Yoko Maki, Fumi Nikaido, Masahiro Higashide, Mitsuki Takahata dan banyak lagi.

Processed with VSCOcam with c1 preset

Bussett..ni abis dipake buat apa ya?

Singkatnya, serial ini berkisah tentang seorang perempuan bernama Tanaka Tamako yang berinisiatif membuat sebuah restoran sebagai caranya ‘balas dendam’ atas perlakuan direktur tempatnya dulu kerja pada sahabatnya. Dan dimulailah misi Tamako dengan menggaet teman-temannya yang kebetulan saat itu jobless semua. Inipun ga berjalan mulus karena pada awalnya ga semua temannya setuju apalagi melihat kondisi cikal bakal restoran (yang dinamakan Bistro Fou) yang kotor dan di atap pula. Tapi, bukan Tamako kalau langsung nyerah.

Processed with VSCOcam with c1 preset

Di episode-episode awal kita diperlihatkan ‘masalah’ dari tiap orang di Bistro Fou. Ada yang ditinggal pergi orangtuanya, ga diakui sebagai anak karena lebih suka cross-dress, diceraikan suaminya karena dianggap ga becus, atau bergulat karena merasa lulusan Todai itu cocoknya kerja di perusahaan TOP bukannya di restoran dan lain sebagainya. Belum habis masalah internal, muncul juga masalah-masalah lain dari luar yang sungguh menguras tenaga, pun air mata. Tapi di luar itu semua, kita bisa liat mental macam apa yang dimiliki Tamako dan ini—menurutku—ngasih energi positif bahkan buat yang menonton.

Pada akhirnya, tidak ada yang abadi. Tapi bukan berarti ga bisa dimulai kembali. That’s all. Masalah itu selalu ada, ‘ga akan pernah habis. Satu waktu bahkan muncul bareng-bareng seakan ga ngasih waktu time-out, tapi bukan berarti harus jatuh dan ga bangun lagi. Kalau bisa memulai, suatu waktu akan mengakhiri dan kalau bisa mengakhiri, suatu waktu bisa memulai.

Processed with VSCOcam with c1 preset

Advertisements